MUHAMMAD YAMIN
Lahir: Sawahlunto. 24 Agustus 1903
Wafat: Jakarta, 17 Oktober 1962

Muhammad Yamin adalah Sekretaris Panitia Kongres Pemuda II. Ia merupakan Alumnus Rechtshoogeschool (Sekolah Tinggi Hukum, 1932). Ia pernah menjadi Ketua Jong Sumatranen Bond, anggota Gerindo dan Volksraad. Pada Kongres Pemuda Kedua, ia berhasil merumuskan Sumpah Pemuda. Pada masa pendudukan Jepang ia diangkat menjadi penasihat pemerintah Bala Tentara Jepang, dan menjelang Indonesia merdeka menjadi anggota BPUPKI. Setelah Indonesia merdeka aktif berjuang melalui Persatuan Perjuangan. Berbagai jabatan penting kemudian dipegangnya, antara lain penasihat Konferensi Meja Bundar, Menteri Kehakiman (1951-1952), Menteri Pengajaran Pendidikan dan Kebudayaan (1953-1955), Ketua Dewan Perancang Nasional (1959-1960).

Pendidikan :
1. Lulus dari Hollandshe Inlandsche School (HIS) pada 1914.
2. Melanjutkan studi di Sekolah Dokter hewan, namun pindah ke Sekolah Pertanian Landbouwschool Bogor (Tidak Tamat)
3. Lulus dari Algemmene Middelbare School (AMS) Surakarta pada 1927
4. Lulus dari Rechts Hoogeschool (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta pada 1932

Riwayat Pekerjaan

1. Pada tahun 1926- 1942 menjadi Ketua Jong Sumatranen Bond
2. Pada Kongres Pemuda Indonesia ke-2 sebagai Sewkretaris dan Konseptor/pencetus Sumpah Pemuda.
3. Masuk Indonesia Muda dan kemudian Papindo
4. Antara tahun 1932-1945 sebagai pengacara di pengadilan Jakarta, sebagai Anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Panitia Persiapan Kemrdekaan, dan perumus UUD 45
5. Pembuat Piagam Jakarta (Jakarta Charter)
6. Pada Zaman Jepang sebagai penasehat penerangan di Jakarta dan sebagai anggota Dewan Penasehat Putera
7. Tahun 1946 menciptakan Panca Dharma Corp Polisi Militer dan Lambang Gajah Mada.
8. Sebagai Penasehat negara dalam Konperensi Meja Bundar tahun 1949 di Den Haag, Belanda.
9. Tahun 1951-1952 Menjadi Menteri Kehakiman dalam Kabinet Sukiman Suwiryo
10. Tahun 1953-1955 Menjadi Menteri Pengajaran Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Ali Sastroamodjojo.
11. Tahun 1955 menjadi Wakil Ketua Panitia Pemilihan UMUM yang pertama
12. Tahun 1957 –1959 Menjadi Menteri Negara pada Kabinet Juanda (Kabinet Kerja I)
13. Tanggal 10 Juli 1959 dilantik menjadi Menteri Sosial Kultural dalam Kabinet Kerja II
14. Tahun 1959-1960 Ketua Dewan Perancang Nasional
15. Tahun 1960-1962 Menteri/Ketua Dewan Perancang Nasional dalam Kabinet Inti
16. Tahun 1962-1963 Wakil Mentri Pertama Bidang Khusus sebagai Koodinator, Manteri Penerangan dan Ketua Ketua Depernas pada Kabinet Kerja III
17. Tanggal 21 Agustus 1961 dilantik sebagai Penasehat Lembaga Pembinaan Hukum Indonesia.
18. Tanggal 11 Desember 1962 diangkat sebagai Anggota Sewan Pertahanan Nasional.
19. Tanggal 31 April 1962 diangkat sebagai Staf Pembantu Presiden Bidang Ekonomi dan menjadi ketua Penerangan Tertinggi Pembebasan Irian Barat.
20. Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Badan Musyawarah Anggota ’45.
21. Diangkat sebagai Pengawas Kantor Berita antara.

4254 Views
Selamat pagi,
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by