Upacara Hari Sumpah Pemuda

Upacara peringatan 92 tahun Sumpah Pemuda dilaksanakan di halaman depan Museum Sumpah Pemuda, Jalan Kramat Raya No. 106, Senen, Jakarta Pusat, senin pagi (28/10/2020). Dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, upacara ini hanya dihadiri oleh perwakilan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-92 ini mengambil tema “Bersatu dan Bangkit”. Tema ini diambil atas dasar pentingnya bersatu dan bangkit untuk memutus penyebaran Covid-19.

Tak hanya Upacara bendera, Museum Sumpah Pemuda meluncurkan logo baru yang lebih dinamis dan menggelar Pameran temporer bertajuk “Mr. Sartono, Sang Pejuang Demokrasi” mulai tanggal 28 Oktober hingga 13 November 2020. Benda-benda bersejarah bukti perjuangan milik Raden Mas Sartono atau Mr. Sartono sebagai seorang tokoh Sumpah Pemuda dipamerkan di Ruang Pameran Temporer Mr. Sartono.

Peluncuran Logo baru Museum Sumpah Pemuda

Mr. Sartono adalah salah seorang tokoh perjuangan demokrasi di Indonesia. Nama Sartono dikenal bermula ketika Polisi Kolonial Belanda mencoba menghentikan Kongres Pemuda Kedua di Jakarta karena salah seorang peserta berbicara tentang kemerdekaan. Sebagai seorang nasionalis yang juga merupakan Sarjana Hukum lulusan Universitas Leiden Belanda, Sartono tidak bergeming. Ia kemudian mengemukakan perihal kebebasan berpendapat di muka umum yang didasari oleh pendapat para dosennya di Leiden. Polisi Kolonial Belanda kemudian dibuat tidak berkutik dan kongres dilanjutkan hingga melahirkan Sumpah Pemuda.

Pameran Temporer “MR. SARTONO: SANG PEJUANG DEMOKRASI INDONESIA”

Titik Umi Kurniawati, Kepala Museum Sumpah Pemuda mengatakan “Pameran Temporer Mr. Sartono merupakan langkah Museum Sumpah Pemuda menyebarluaskan informasi terkait sejarah Sumpah Pemuda yang menanamkan sifat nasionalisme, kepeloporan, jiwa persatuan dan kesatuan. Peristiwa Sumpah Pemuda sendiri adalah penanda era baru bagi sejarah perkembangan bangsa Indonesia karena isi dari Sumpah Pemuda merupakan modal dasar bagi berdirinya sebuah Negara yaitu tanah air, bangsa dan bahasa”.

Museum Sumpah Pemuda berkolaborasi dengan Rumah Millennials, sebuah komunitas anak muda yang memiliki semangat untuk berdaya, berkarya dan bermakna. Komunitas yang digawangi oleh para profesional dengan beragam latar belakang ini memiliki komitmen berperan menstimulasi generasi muda untuk lebih aktif berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Dalam kerjasamanya, Rumah Millennials turut membantu menyukseskan rangkaian acara mulai dari menyusun konsep acara hingga mewujudkannya menjadi sebuah sajian menarik untuk dinikmati pengunjung.

Acara pembukaan pameran ini dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan menarik seperti talk show dengan tema “Peran Pemuda dalam Menjaga Eksistensi Bangsa melalui Ide, Gagasan, dan Kreativitas” bersama Tokoh Perfilman Dennis Adhiswara dan kelompok musik anak muda masa kini HIVI!. Penampilan dari sanggar tari Svadara dan kelompok paduan suara Jakarta Youth Choir turut pula menghibur para pengunjung.

Penampilan HiVi! di Museum Sumpah Pemuda

Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan upacara peringatan Sumpah Pemuda hingga rangkaian acara pembukaan pameran melalui kanal Youtube Muspada pada tautan berikut https://youtu.be/XqScXV8m6vU

1564 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat pagi,
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by